Jawa Timur, Tempat Wisata

Daftar Tempat Wisata di Bojonegoro

Tempat Wisata Bojonegoro – Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur dengan luas wilayah 2.384,02 km² yang menjadi area paling barat dari provinsi Jawa Timur sehingga berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Tengah. Kabupaten yang didirikan pada 20 Oktober 1677 ini diberi julukan sebagai Kota Ledre, Kota Jati, atau Kota Tayub.

Sebagai titik pintu masuk Jawa Timur dari arah barat, sudah tidak heran jika Bojonegoro banyak memiliki sentra oleh-oleh yang ditujukan bagi para wisatawan yang berbalik ke arah barat. Tidak hanya sentra oleh oleh, Kabupaten Bojonegoro juga menawarkan banyak wisata yang sayang jika dilewatkan saat berkunjung kesini.

Daftar Tempat Wisata di Bojonegoro yang Sedang Hits

Berbicara perihal tempat wisata, memang tak habis dibahas dari setiap kota atau kabupaten yang ada di Indonesia tak terkecuali Bojonegoro, Jawa Timur.

Kondisi wilayah yang sebagian besar adalah bukan tanah pemukiman menjadikan Bojonegoro kaya akan wisata alam maupun wisata buatan. Apa saja tempat wisata yang bisa dikunjungi saat liburan ke Bojonegoro? mari kita bahas lebih lanjut di bawah.

1. Wisata Kayangan Api

Kayangan Api Bojonegoro
source ig @wah_you46

Tempat wisata unik yang tak sembarang kota mempunyai area sumber api abadi seperti di Bojonegoro ini. Wisata Kayangan Api menyajikan wilayah perapian yang abadi atau tak kunjung padam meskipun sedang hujan sekaligus. Hal ini disebabkan karena keluarnya gas alam dari perut bumi yang menyebabkan adanya sulutan api yang tak henti.

Terletak di sekitar 15km dari Bojonegoro bagian selatan atau lebih tepatnya di Ngembul, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Wisata api abadi ini seringkali dijadikan sebagai tempat untuk upacara adat saat hari jadi Bojonegoro. Tidak jarang juga pada hari tertentu ditemui wisatawan yang bermaksud sakral dalam berkunjung kesini.

Tempatnya yang unik dalam segi bangunannya sangat menarik wisatawan karena perpaduan antara alam dan buatan sangat menyatu sehingga menciptakan wisata yang epik. Cocok untuk wisata keluarga yang mengedukasi sejarah serta budaya dan pastinya cocok untuk memenuhi memori foto karena tempatnya yang instagramble abis.

Kayangan api buka selama 24 jam jadi kapanpun bisa berkunjung dan wisata ini hanya membandrol harga Rp2.000, terbilang sangat muraj untuk wisata yang menakjubkan.

Lokasi: Ngembul, Sendangharjo, Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62171

HTM: Rp 2.000

2. Negeri Atas Angin

Negeri Atas Angin
Source ig @lingkarjonegoro

View pesona alam berupa landscape bumi ini lah yang menjadi ciri khas yang disuguhkan oleh wisata Negeri Atas Angin di Bojonegoro. Area wisata ini berada di atas bukit namun belum terbilang dataran tinggi karena ketinggian letaknya hanya kurang lebih 600 meter di atas permukaan laut. Udara sejuk serta hijaunya pemandangan sangat menyejukkan mata saat berwisata ke Negeri Atas Angin di Desa Deling, Kecamatan Sekar.

Cukup merogoh kocek Rp5.000 untuk tiket masuk dan Rp3.000 untuk parkir sepeda motor, anda sudah bisa berwisata couple atau keluarga kesini. Cantiknya mentari seakan mewarnai langit saat berkunjung sebelum pukul 10.00 WIB atau setelah pukul 15.00 WIB. Tidak disarankan untuk berkunjung saat jam jam siang, udara akan terasa sangat panas dan mentari sudah tidak lagi kuning.

Sajian tatanan sawah serta jajaran hijaunya bagian bawah dapat menjadi background unik untuk foto yang diabadikan. Akses untuk naik ke atas bukit juga sudah tidak sulit karena pengelolaan oleh warga setempat sudah dapat di bilang maksimal.

Lokasi: Atasangin, Deling, Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62167

HTM: Rp 5.000

3. Waduk Pacal

Waduk Pacal
Source ig @lingkarjonegoro

Lokasinya di Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro atau lebih tepatnya di titik 35 km Bojonegoro Selatan ini terdapat sebuah bangunan waduk yang kokoh berdiri. Dibuat pada masa penjahahan Belanda dan menjadi salah satu peninggalan sejarah yang hingga kini masih ada.

Waduk Pacal ini dibangun dalam kurun waktu 9 waktu dan diresmikan pada 12 tahun sebelum kemerdekaan Indonesia atau tahun 1933. Nasib 13 ribu hektar persawahan dipangku oleh waduk ini sebagai sumber perairan utama persawahan dari beberapa kecamatan, Waduk Pacal mampu menampung air hingga 21 juta meter kubik.

Selain sebagi penampung air dan pencegah banjir, saat ini Waduk Pacal justru memiliki daya tarik yang menyebabkan banyak wisatawan yang berkunjung untuk ber swafoto. Uniknya bentuk bangunan dengan ciri khas kolonial Belanda ini sangat cocok untuk dijadikan latar belakang foto yang diabadikan. Megahnya bangunan waduk ini ditemani oleh hijaunya pepohonan di sekeliling yang menambah kesan epik tempat ini.

Dengan biaya sewa seharga Rp20.000 anda sudah dapat menunggangi perahu kecil untuk berlayar ke hamparan air bagai danau saat musim penghujan datang. Selain bersuka ria dengan perahu kecil, hal lain yang bisa dilakukan ialah memancing.

Jika hanya hendak melihat-lihat jajaran kokohnya bangunan tidak akan dikenakan biaya masuk, dan di sepinggiran area terdapat wisata kuliner yang menyuguhkan menu utamanya ikan air tawar.

Lokasi: Kedungsumber, Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur

HTM: –

4. Wana Wisata Dander

Wana Wisata Dander
Source ig @tastokene

Wana Wisata Dander atau bisa juga disebut Tirta Wana Dander ini merupakan wisata yang menawarkan area taman, lapangan golf, serta dander park yang menyajikan kolam renang, gazebo, playground, air mancur lantai, dan lain sebagainya. Terdapat monumen pesawat dan prasasti kenang-kenangan juga menjadi ciri khas lain yang dimiliki Tirta Wana Dander.

Lokasinya berada di pusat Kecamatan Dander, Bojonegoro menyebabkan akses untuk dapat kesini sangat mudah. Tempatnya yang sudah ramai dikunjungi wisatawan lain sehingga dalam perjalanan pasti terdapat bebarengan dengan pengunjung lain.

Wana Wisata Dander buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan biaya tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang dan biaya penyewaan kendaraan atv untuk berkeliling sebesar Rp20.000 per orang.

Lokasi: Alang-alang Kemangi, Dander, Kec. Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62171

HTM: Rp10.000

5. Watu Gandul

Watu Gandul Bojonegoro
Source ig @mbolangjatim

Watu Gandul, namanya memang terbilang unik karena seperti diadaptasi dari nama buah, namun nama gandul ini bukan terinspirasi dari nama buah. Jajaran batu besar yang tertata rapi serta terdapat yang bertumpuk inilah yang menjadi keunikan dari wisata Watu Gandul. Tidak hanya bebatuan besar yang disuguhkan, Watu Gandul juga memberi view panorama kehijauan luas yang membentang menyegarkan mata.

Letaknya cukup jauh dari pusat perkotaan, berkisar 1.5 jam hingga 2 jam untuk sampai disini. Desa Sambangrejo memang terbilang daerah agak pelosok yang terdapat di Kecamatan Gondang, Bojonegoro. Tapi tak perlu dikhawatirkan, semua lelahnya dalam perjalanan akan terbayar dengan keindahan penuh Qatu Gandul.

Bebatuan besar yang terdapat disini merupakan andesit serta batuan beku intermediet vulkanik. Akar-akar pepohonan yang melilit bebatuan seakan menambah epik wisata ini. Jadi tidak perlu diragukan perihal foto yang akan diabadikan di wisata Watu Gandul ini.

Lokasi: Hutan, Gondang, Hutan, Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62172

HTM: –

6. Puthuk Kreweng

Puthuk Kreweng Bojonegoro
Source ig @sanghyang__ismoyo

Hamparan tanah luas yang menyajikan kehijauan dari pandangan jauh ini jadi unjuk utama yang dimiliki Puthuk Kreweng. Wisata lain dari yang lain yang menawarkan panorama luas alam dibawah sinar mentari yang cantik. Area ini juga kerap digunakan untuk latihan atau perlombaan riding motor trail.

Berlokasi di Ngasem, tepatnya di Sogo, Mojodelik yang memanjang luas di kawasan daerah Jalan Raya Gayam. Pengelolaan tempat wisata ini masih dikebut oleh warga sekitar guna meningkatkan daya tarik dari tempat wisata ini.

Lokasi: Jl. Raya Gayam, Sogo, Mojodelik, Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62154

HTM: –

7. Wisata Bukit Tono

Bukit Tono Bojonegoro
Source ig @bojonegorokekinian

Mudahnya akses yang dapat ditempuh untuk mengunjungi Bukit Tono iki tidak lah sulit karena lokasinya yang memang area perbukitan namun tidak jauh dari daerah pusat Bojonegoro. Dekat dengan jalan utama antara Nganjuk – Bojonegoro di Kadung, Sambungrejo, Gondang, Bojonegoro.

Tak perlu merogoh saku dalam-dalam karena biaya masuk harga seharga Rp3.000 dan saat weekdays dan weekend harganya sama. Harga tersebut terbilang sangat murah karena mengingat indahnya panorama yang disajikan. Buka selama 24 jam tanpa jam tutup, jadi kapanpun waktunya Bukit Tono bisa dikunjungi.

Di atas bukit ini tentunya pemandangan panorama perkotaan serta hamparan hijaunya pepohonan akan menjadi view utama yang tersorot begitu menawan.

Selain background pemandangan untuk bidikan foto, terdapat banyak spot-spot foto lain seperti sarang burung, bingkai rangkasasa, dan lain lain yang disajikan di Bukit Tono. Warga setempat sangat menjunjung tingi wisata ini untuk jadi wisata terdepan, maka dari itu pengelolaan wisata ini dilakukan dengan sangat maksimal.

Lokasi: Sambongrejo, Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62172

HTM: Rp3.000

8. Banyu Kuning

Banyu Kuning Bojonegoro

Banyu dalam bahasa Indonesia artinya air, jadi banyu kuning artinya air yang berwarna kuning. Kenapa destinasi wisata ini diberi nama Banyu Kuning, karena ya jelas asalnya dari air yang mengalir disini berwarna kuning.

Hal tersebut disebabkan karena adanya kandungan zat ferum, besi, serta kandungan belerang yang tinggi dalam air yang ditimbulkan dari endapan batu dasar ini.

Terletak di lereng Gunung Pandan Dusun Jomblang Jati, Krondonan, Gondang, Bojonegoro. Air yang dihasilkan juga air hangat dengan temperature kurang lebih 40 derajat celsius. Masyarakat setempat jugaa mempercayai bahwasanya air di wisata Banyu Kuning ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Selain untuk wisata keluarga, wisata kesehatan, wisata edukasi tentang air dan batuan, Banyu Kuning kerap kali dijadikan wisata yang berkaitan dengan adat kebudayaan. Banyu Kuning buka selama 24 jam serta mudahnya akses sangat menarik wisatawan untuk berkunjung. Lokasi bebatuan serta pancuran airnya juga cocok untuk ber swafoto.

Lokasi: Krondonan, Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62172

HTM: –

9. Masjid Agung Darussalam

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Sudah hampir berusia dua abad, masjid ini didirikan pada tahun 1825 di atas tanah Pangeran Diponegoro yang telah diwakafkan. Awal berdirinya bangunan ini digunakan untuk pusat berkumpul pasukan Diponegoro.

Sudah melewati banyak tahap renovasi oleh banyak tokoh-tokoh penting Bojonegoro, sekarang masjid ini masih berdiri kokoh. Tokoh tokoh tersebut meliputi Kanjeng Soemantri, Drs. Soeyono, Drs. H. Suyoto.

Namanya juga tempat ibadah, masjid tidak akan pernah tutup dan terbuka untuk siapapun selama 24 jam. Untuk memasukinya pun gratis tanpa dipungus biaya, keculi untuk sedekah sudah disediakan kotaknya.

Ragam arsitekturalnya yang masih mempertahankan ciri khas dari bangunan lama ini menjadi ciri khas utama serta pembeda dengan masjid lainnya. Nilai sejarah yang terkandung dalam bangunan masih sangat tersimpan kental pada setiap sisi masjid ini baik pilar, atap, lantai, dan lain halnya.

Berbentuk 2 lantai dengan luas keseluruhannya ialah 3562 meter persegi ini dapat menampung kisaran 1000 jamaah setiap harinya. Uniknya bangunan masjid ini dapat menjadi bahan swafoto karena memang semenarik itu.

Lokasi: Jl. Hasyim Asyari, Kauman, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62113

10. Agrowisata Belimbing Ngringinrejo

Agrowisata Blimbing Ngringinrejo
source madalabs.com

Dari namanya saja sudah jelas akan terbesit di pikiran tentang wisata perkebunan belimbing. Ya memang benar, destinaai wisata yang terletak di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ini menawarkan panorama berupa perkebunan belimbing seluas kurang lebih 20 hektar. Perkebunan ini dikelola oleh 80 petani belimbing yang bertempat tinggal di daerah setempat.

Sebagai komoditas utama Bojonegoro, belimbing disini merupakan belimbing super yang besarnya melebihi rata-rata belimbing pada umumnya. Hal ini yang menyebabkan kenapa belimbing menjadi buah ikonik dari Kabupaten Bojonegoro. Hasil panen belimbing super Bojonegoro juga sudah terdistribusikan ke berbagai kota di Indonesia.

Sebagai wisatawan yang haus akan spot foto, pemandangan pohon-pohon dengan belimbing yang siap panen sudah sangat menjadi keunikan tersendiri dari wisata ini. Tidak hanya ber swafoto, pengunjung juga bisa memetik buah secara langsung dan dapat memakannya gratis. Belimbing yang ditanam di wisata ini merupakan belimbing madu yang pasti tidak akan ada rasa asam buahnya.

Hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp2.000 per orang dengan estimasi biaya parkir mobil seharga Rp 5.000 anda sudah dapat mengelilingi pepohonan belimbing ini. Di luar kebun juga terdapat kios-kios makanan yang menawarkan aneka olahan-olahan berbahan dasar belimbing seperti keripik, selai, manisan, dan masih banyak lagi yang dapat menjadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Lokasi: Ngringin, Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62152

HTM: Rp2.000

11. Grojogan Pucang Arum

Grojogan Pucang Arum

Sudah tidak asing lagi bahwasanya destinasi wisata air terjun pasti lokasinya terdapat di kedalaman dan rada jauh karo kota. Tidak lain pula dengan Grojogan Pucang Arum, letak nya berada di Maor, Clebung, Bubulan, Bojonegoro, untuk dapat menikmatinya kita harus mengakses jalanan yang tidak halus.

Hal tersebut yang membuat destinasi wisata ini masih jarang dijamah oleh wisatawan. Sebelum sampai di grojogan ini kita akan disuguhkan dengan pemandangan jajaran pohon jati yang tertanam rapi dan menambah asri.

Meskipun memiliki akses yang tidak mudah dilalui, akan tetapi keindahan yang diberikan Grojogan Pucang Arum sangat menawan hati. Bentuk tebingnya yang menjulang tinggi serta hijaunya pepohonan di sekitar terlihat sangat indah.

Namun debet air yang dialirkan disini terbilang tidak terlalu deras, bahkan saat musim kemarau datang, air bisa saja kering. Oleh karena itu, warga setempat enggan mengelola secara maksimal, di lain hal juga kurangnya dana oleh daerah setempat yang digunakan untuk pengelolaan.

Pepohonan yang terdapat di sekitaran tebing kebanyakan adalah pohon pucang, ini yang mendasarkan kenapa grojogan ini diberi nama Pucang Arum. Suasana yang masih kental akan ke alamian menbah kesan asri dan sejuk. View grojogan dan sekitarnya pun menarik untuk dijadikan spot foto saat berkunjung ke Pucang Arum.

Lokasi: Maor, Clebung, Bubulan, Bojonegoro

HTM: –

12. Go Fun Theme Park

Go Fun Theme Park

Jalan Veteran No.20, Desa Jambean, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro, itulah titik keberadaan wisata taman hiburan yang sudah dikenal banyak wisatawan. Bernama Go Fun Theme Park, destinasi wisata ini menyajikan banyak wahana dan juga atraksi yang dapat dinikmati pengunjung meliputi hutan seribu cinta, midway games, konser musik, rumah bencana, jungle safari, air mancur menari, bom-bom car, kincir angin, dan masih banyak lagi.

Buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, ketentuan jam buka tersebut dapat saja berubah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Cukup dengan harga tiket sebesar Rp15.000 hingga Rp70.000 tergantung wisata yang dikunjungi.

Spot foto yang ditawarkan wisata ini tidak perlu diragukan lagi, karena setiap titik di tempat wisata ini memiliki background yang epik.

Lokasi: Jalan Veteran No.20, Desa Jambean, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro

HTM: Rp15.000-Rp17.000

13. Air Terjun Kedung Maor

Air Terjun Gedung Maor Bojonegoro
Source ig @lingkarjonegoro

Berlokasi di Kedungsumber, Temayang, Bojonegoro keberadaan nya terletak di tengah area hutan rimbun pemangkuan hutan Tretes dan pemangkuan hutan Bojonegoro. Dari pusat Bojonegoro, memerlukan waktu tempuh kurang lebih 90 menit hingga 2 jam untuk sampai di destinasi wisata ini. Jarak tempuh dari pusat kota sekitar 40km dari arah Bojonegoro bagian barat.

Bentuk tebing yang tidak terlalu tinggi namun luas ini lah yang menjadi daya tarik utama para pengunjung yang datang. Air yang mengalir di Air Terjun Kedung Maor inu merupakan aliran air daru Waduk Pacal dan juga dari Kali Soko.

Saat kemarau datang, tebing tidak dialiri air, dan jadi tebing yang seakan bawahnya terdapat kubangan semacam danau. Airnya yang terkadang berwarna hijau pastel ini sangat cantik diabadikan saat ber swafoto. Saat ini, warga setempat masih memaksimalkan daya tarik dari wisata ini meskipun kurangnya dukungan dari pemerintah Bojonegoro.

Buka selama 24 jam dan tanpa adanya hari libur, Kedung Maor tidak memungut tarif untuk tiket masuk namun subsidi parkir seharga Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Kunjungan saat pagi atau sore akan menambah kesan eksotik yang terpancar dari air terjun ini karena dengan adanya sinar mentari kuning yang menemani. Selain terdapat tebing yang teraliri air, di sini juga terdapat area fosil jejak yang menyebabkan Air Terjun Kedung Maor ini memiliki tingginya nilai situs Geoheritage.

Lokasi: Kedungsumber, Temayang, Bojonegoro

HTM: –

14. Taman Rajekwesi

Taman Rajekwesi

Sebagai tempat wisata yang sudah dikenal di banyak telinga para wisatawan, Taman Rajekwesi cocok digunakan untuk berkumpul dan juga untuk liburan keluarga. Letaknya yang terdapat di pusat kota seakan menjadikan Taman Rajekwesi sebagai wisata ciri khas dari Bojonegoro. Beralamat di Jalam Rajekwesi Bojonegoro, Pondokasri, Desa Klangon, Kecamatan Bojonegoro.

Menawarkan tidak hanya satu atau dua keunikan, namun juga beberapa spot dalam satu tempat wisata gratis ini sangat cocok dijadikan tujuan utama saat hari libur tiba.

Dalam Taman Rajekwesi bisa menikmati area bermain yang berisikan banyak permainan anak, area luas untuk nongkrong atau kumpul keluarga berupa taman yang hijau, disajikan juga area luas parkir serta jajaran rumah makan yang akan memanjakan perut dan dijamin tidak akan kelaparan. Area duduk di taman akan disuguhkan dengan view pemandangan taman yang unik.

Tidak perlu khawatir perihal biaya tiket masuk karena taman ini bebas dikunjungi oleh semua kalangan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Area playground dan jajaran rerumputan hijau nan rapi ini akan memberi keindahan berlebih saat ber swafoto disini.

Taman Rajekwesi ini sangat dirawat dan dikelola oleh pemerintah setempat, oleh karena itu saat berkunjung kesini tidak akan menjumpai kumpulan sampah yang berserakan.

Lokasi: Jl. Rajekwesi Bojonegoro, Pondokasri, Klangon, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62113

HTM: Free

15. Bendungan Gerak

Bendungan Gerak Bojonegoro

Sebuah bendungan yang beralih fungsi untuk tempat wisata dan berburu spot foto ini buka selama 24 jam tanpa jam tutup. Terletak di Trucuk, Bojonegoro, destinasi wisata ini sudah banyak dikunjungi wisatawan.

Uniknya bentuk bangunan yang memiliki luas kurang lebih satu 1,8 juta meter persegi ini sudah diabadikan untuk ber swafoto oleh ribuan pengunjung yang datang. Menyajikan hamparan perairan luas dengan kokohnya bangunan bendungan ini terasa lebih lengkap dengan area tanah lapang di sekeliling yang ditumbuhi rerumputan hijau yang segar.

Bendungan pada Bengawan Solo ini mampu mengaliri 10hektar persawahan di daerah setempat yang terdiri dari 8 kecamatan, 7 kecamatan di Jawa Timur, dan 1 kecamatan di Jawa Tengah.

Selain untuk peraian sawah, Bendungan Gerak juga bermanfaat untuk menahan air hujan supaya tidak banjir serta menampung ribuan kubik air untuk kebutuhan Bojonegoro, bendungan ini sangat berdekatan dengan Agrowisata Kebun Belimbing, jadi tidak afdol rasanya jika berlibur ke Kebun Belimbing namun tidak mampir ke area bendungan ini.

Baca Juga : Daftar Tempat Wisata Bondowoso.

Lokasi: Padang, Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62155

HTM: –

16. Teksas Wonocolo

Teksas Wonocolo Bojonegoro

Kecamatan Kedawan, Bojonegoro memiliki destinasi tempat wisata yang unik bagai berlibur di luar negeri, bernama Teksas Wonocolo. Wonocolo merupakan tempat penambangan minyak, namun penambangan nya masih dilakukan dengan cara tradisional dan dengan alat-alat yang belum mengandung kata modern.

Bertepatan di area perbatasan dengan Jawa Tengah, Teksas Wonocolo memiliki jarak tempuh 60km dari pusat Bojonegoro. Pengambilan minyak disini masih menggunakan sumur-sumur dari zaman Belanda. Tidak berubahnya praktik pengambilan minyaknya, tempat ini dipilih dalam Petroleum Geoheritage sebagai geosite.

Kayu jati yang menjadi bahan dasar rig-rig dan penggunaan mesin motor ini menjadi ciri khas utama ke tradisional an yang dimiliki Wonocolo. Pemboran area sumur ini berkisar pada kedalaman minimal 200m dan 450m untuk puncak antiklin. Dengan rendahnya angka yang di bor oleh pekerjanya menjadikan Wonocolo sebagai tempat pengambilan minyak paling dangkal di dunia.

Geosite Wonocolo ini masih terus dikelola untuk dijadikan sebagai tempat wisata energi tak terbarukan bernama Wisata Geologi Sumur Tua Wonocolo. Saat berkunjung kesini akan menjumpai sebuah rumah yang menjadi pusat informasi mengenai Teksas Wonocolo beserta sistem penambangan minyaknya yang bertujuan untuk edukasi para wisatawan.

Untuk berkeliling area tambang, disediakan punya penyewaan kendaraan jeep, jadi tidak perlu berlelah-lelah jalan kaki untuk mencicipi setiap titik yang disajikan.
setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, wisata ini mematok harga untuk tiket masuk seharga Rp5.000 per orang.

Uniknya tower pada luasnya area serta menariknya barang dan pajangan lain dalam learning center dan rumah singgah akan terasa sayang jika tidak diabadikan dalam bentuk gambar.

Lokasi: Wonocolo, Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 6216

HTM: Rp5.000

17. Alun-Alun Bojonegoro

Alun-Alun Bojonegoro
Source ig @lingkarjonegoro

Setiap daerah pasti memiliki alun-alun yang memiliki banyak manfaat untuk acara religi, hiburan, bahkan hanya untuk berkumpul dengan sanak saudara atau teman. Tidak beda dengan Bojonegoro yang menawarkan area lapangan luas dengan sorotan lain berupa alun-alun di tengah kota. Ramai dikunjungi oleh masyarakat, alun-alun ini buka selama 24 jam.

Terletak di Jalan Mas Tumapel 1 Kadipaten, Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Diapit oleh bangunan-bangunan penting berupa masjid agung, gedung pemerintahan, serta sentra keamanan polisi.

Tedapat sebuah tugu yang sangat ditonjolkan pemerintah sebagai titik utama alun-alun. Konsep yang mengutamakan lebarnya trotoar ini memberikan area bebatuan terapi dan batu ampyang untuk warga yang berkunjung.

Baca Juga: Daftar Tempat Wisata Gresik.

FAQ

Wisata paling ramai dikunjungi?

Alun-Alun Bojonegoro dan Go Fun Theme Park karena sudah banyak dikenal oleh masyarakat setempat

Wisata Bojonegoro mana yang paling murah?

Alun-Alun Bojonegoro, Masjid Agus Darussalam, Taman Rajekwesi karena gratis.

Wisata Bojonegoro mana yang paling bermanfaat?

Texas Wonocolo dan Agrowisata Kebun Belimbing karena tidak hanya berlibur namun terdapat makna belajar saat berkunjung.

Wisata paling sulit ditempuh?

Grojogan Pucang Arum, jalannya masih terjal dan melewati jajaran hutan.

Itulah beberapa tempat wisata Bojonegoro yang bisa kamu jadikan referensi saaat berlibur di Kabupaten Bojonegoro. Jika kamu memiliki rekomendasi tempat wisata bojonegoro yang lain, silahkan tulis di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *